kehutanan

Hutan adalah tanah yang luas dan ditumbuhi pohon-pohon. Manfaat hutan banyak sekali, misalnya sebagai daerah resapan air dan penghasil oksigen. Namun, masih ada juga orang yang berbuat jahil. Mereka menebang pohon sembarangan dan membuka lahan baru dengan cara membakar pohon-pohon. Kamu sebagai siswa, harus peduli terhadapkelestarian hutan

Membaca

Kamu diajak untuk membaca teks percakapan dengan lafal dan intonasi yang tepat.
Lafal adalah cara seseorang atau sekelompok orang dalam mengucapkan bunyi bahasa.
Kejelasan pengucapan bunyi harus berbeda. Intonasi adalah ketepatan penyajian rendahnya
nada. Intonasi dapat pula berupa keras lemahnya cara mengucapkan kata.

Cobalah untuk membaca dialog di bawah ini bersama teman sebangkumu. Jangan lupa
dibaca dengan lafal dan intonasi yang tepat.

                                                              Pohon Karet

Ayah : Ayah harus menyadap getah karet di perkebunan.
Dewi : Apa alat yang Ayah bawa itu?
Ayah : Wadah penampung getah, mangkuk latek dan pisau sadap.
Dewi : Aku boleh ikut,Yah? Aku ingin belajar menyayat kulit pohon karet!
Ayah : Boleh. Nanti kita sayat batang pohon karet menggunakan pisau, sadap dengan hati-hati, supaya tidak mengenai batang kayunya.
Dewi : Se t e l a h i t u , a p a y a n g  k i t a lakukan,Yah?
Ayah : Kita mengutip latek-latek itu. Maksudnya mengumpulkan getah dari tempat latek ke tempat penampung getah.
Dewi : Selanjutnya getah diolah di pabrik ya, Yah?
Ayah : Benar. Latek akan diolah menjadi ban mobil dan motor, landasan sepatu karet, dan barang lainnya.
Dewi : Kalau permen karet itu dari latek, Yah?
Ayah : Bukan. Permen karet dibuat dari bahan yang berbeda. Ayo, segera berangkat supaya tidak kesiangan!
Dewi : Baik, Yah.

Cobalah menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar pada buku
latihanmu.
1. Ayah bekerja di ….
2. Tugas Ayah adalah ….
3. Peralatan kerja Ayah ialah ….
4. Saat menyadap harus hati-hati supaya ….
5. Setelah kegiatan menyadap adalah ….

Keragaman Suku Bangsa dan Budaya di Indonesia

Penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 200 juta orang terdiri
atas berbagai suku bangsa. Jumlah suku bangsa di Indonesia ± 320 suku
yang tersebar di berbagai daerah. Setiap suku bangsa memiliki adat
istiadat, bahasa daerah, kesenian, lagu daerah, rumah adat, dan lainnya.

Dari berbagai suku bangsa ada yang jumlah penduduknya besar, ada
pula yang hanya sedikit. Di antara suku bangsa itu adalah suku bangsa
Jawa yang mendiami beberapa daerah pedalaman di Indonesia.
Diperkirakan jumlah mereka tinggal sedikit. Bahkan, ada beberapa suku
yang hanya terdiri atas beberapa ratus orang saja.
Selain kekayaan alamnya yang berlimpah, adanya keanekaragaman
suku bangsa di Indonesia menjadikan negara kita kaya akan budaya yang
harus tetap dipertahankan kelestariannya.
Suku bangsa atau etnis adalah suatu kesatuan masyarakat atas dasar
kesamaan budaya, bahasa, dan tempat tinggal. Misalnya, suku yang
disebut suku bangsa Sunda adalah orang-orang yang tinggal di Jawa Barat.
Mereka memiliki bahasa serta adat istiadat Sunda. Suku bangsa Rejang
adalah orang-orang yang tinggal di Bengkulu, berbahasa dan beradat
istiadat Bengkulu. Etnologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bangsabangsa di seluruh dunia.

2. Keanekaragaman Budaya di Indonesia
Negara Indonesia kaya akan keanekaragaman budaya daerah.
Kebudayaan masing-masing daerah mempunyai ciri khas yang membedakan
daerah satu dengan yang lainnya.

Perbedaan budaya dapat memperkaya kebudayaan nasional.
Dengan mempelajari kebudayaan daerah, persatuan dan kesatuan
bangsa dapat diperkokoh. Keanekaragaman budaya daerah yang kita miliki hendaknya dijadikan sumber kemajuan bangsa. Hal itu sesuai dengan semboyan
negara kita “Bhinneka Tunggal Ika”. Budaya atau kebudayaan merupakan hasil kegiatan dan penciptaan akal budi manusia yang berhubungan erat dengan alam sekitarnya dan dipergunakan untuk ketenangan hidup. Keadaan alam dan masyarakat sangat berpengaruh terhadap kebudayaan setempat. Itulah sebabnya lahir keanekaragaman budaya di negara kita.Selain budaya asli Indonesia, ada pula budaya asing, yaitu kebudayaan yang berasal dari negara lain. Masuknya budaya asing, baik melalui pergaulan ataupun perkembangan teknologi, harus kita, pelajari secara cermat. Tujuannya supaya kita dapat mengambil hal-hal yang baik dari budaya asing itu. Di samping itu, budaya asing harus disesuaikan dengan kepribadian bangsa serta nilai-nilai luhur Pancasila.
Keragaman budaya di Indonesia tercermin dari berbagai bahasa
daerah, kesenian (termasuk tarian, lagu daerah, alat musik), makanan
khas, dan lainnya. Agar pemahamanmu tentang keanekaragaman budaya
lebih mendalam, mari kita bahas bersama.
a. Bahasa Daerah
Setiap suku bangsa memiliki kebiasaan hidup yang menjadi ciri
khas masing-masing. Di antaranya adalah bahasa mereka yang
berasal dari satu suku, biasa menggunakan bahasa daerah dalam
bergaul.
Di Indonesia terdapat lebih kurang 660 bahasa daerah yang
digunakan oleh penduduknya. Beberapa di antaranya dalam
bahasa Sunda, bahasa Batak, bahasa Madura, bahasa Banjar, bahasa
Betawi, bahasa Bali, dan lain sebagainya. Sementara bahasa
persatuan yang dipergunakan oleh seluruh warga negara Indonesia,
yaitu bahasa Indonesia.
b. Rumah Adat
Pernahkah kamu berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah
(TMII) di Jakarta? TMII merupakan gambaran kecil Indonesia
secara keseluruhan. Apa yang dapat kamu lihat di sana? Di TMII,
kamu dapat melihat anjungan (bangunan) rumah adat dari
berbagai pelosok tanah air.

c. Pakaian Adat
Tiap-tiap daerah memiliki pakaian daerah atau pakaian adat yang
khas dengan nama tertentu. Jas tutup dan destar dari D.K.I Jakarta
(Betawi) dan Jawa Barat; baju beskap dan blangkon dari Jawa
Tengah; baju surjan dan blangkon dari D.I Yogyakarta; jas tutup
dan blangkon dari Jawa Timur; baju teluk belanga dan destar dari
Riau; ulos dan sabe-sabe (tutup kepala) dari Sumatra Utara; baju
rompi dan destar dari Kalimantan Selatan, dan sebagainya.
Peninggalan dan Tokoh Sejarah Nasional pada Masa Hindu-Budha dan Islam, Keragaman Kenampakan
Alam dan Suku Bangsa, serta Kegiatan Ekonomi di Indonesia
d. Senjata Tradisional
Pada umumnya, setiap pakaian daerah dilengkapi dengan senjata
tradisional. Misalnya, golok (parang) dari D.K.I. Jakarta, kujang
(Jawa Barat), keris (Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta), clurit (Jawa
Timur), piso surit (Sumatra Utara), rencong (Nanggroe Aceh
Darussalam), mandau (Kalimantan Barat), badik (Sulawesi
Selatan), jenawi (Riau,) tisula (Sumatra Selatan), karih (Sumatra
Barat) dan lain sebagainya.
e. Kesenian Daerah
Salah satu ciri dari keanekaragaman budaya adalah kesenian daerah yang berbeda, misalnya wayang kulit dan gamelan dari suku Jawa; wayang
golek dari suku Sunda. Kesenian daerah, yaitu segala jenis karya
seni yang khas dari daerah. Kesenian dapat berupa seni tari, lagu daerah, alat musik, seni suara dan berbagai bentuk kesenian lainnya. Agar kalian lebih memahami tentang kesenian dari berbagai daerah di pelosok tanah air, perhatikan tabel berikut!

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.
This entry was posted on November 15, 2011. 1 Comment