Keragaman Suku Bangsa dan Budaya di Indonesia

Penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 200 juta orang terdiri
atas berbagai suku bangsa. Jumlah suku bangsa di Indonesia ± 320 suku
yang tersebar di berbagai daerah. Setiap suku bangsa memiliki adat
istiadat, bahasa daerah, kesenian, lagu daerah, rumah adat, dan lainnya.

Dari berbagai suku bangsa ada yang jumlah penduduknya besar, ada
pula yang hanya sedikit. Di antara suku bangsa itu adalah suku bangsa
Jawa yang mendiami beberapa daerah pedalaman di Indonesia.
Diperkirakan jumlah mereka tinggal sedikit. Bahkan, ada beberapa suku
yang hanya terdiri atas beberapa ratus orang saja.
Selain kekayaan alamnya yang berlimpah, adanya keanekaragaman
suku bangsa di Indonesia menjadikan negara kita kaya akan budaya yang
harus tetap dipertahankan kelestariannya.
Suku bangsa atau etnis adalah suatu kesatuan masyarakat atas dasar
kesamaan budaya, bahasa, dan tempat tinggal. Misalnya, suku yang
disebut suku bangsa Sunda adalah orang-orang yang tinggal di Jawa Barat.
Mereka memiliki bahasa serta adat istiadat Sunda. Suku bangsa Rejang
adalah orang-orang yang tinggal di Bengkulu, berbahasa dan beradat
istiadat Bengkulu. Etnologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bangsabangsa di seluruh dunia.

2. Keanekaragaman Budaya di Indonesia
Negara Indonesia kaya akan keanekaragaman budaya daerah.
Kebudayaan masing-masing daerah mempunyai ciri khas yang membedakan
daerah satu dengan yang lainnya.

Perbedaan budaya dapat memperkaya kebudayaan nasional.
Dengan mempelajari kebudayaan daerah, persatuan dan kesatuan
bangsa dapat diperkokoh. Keanekaragaman budaya daerah yang kita miliki hendaknya dijadikan sumber kemajuan bangsa. Hal itu sesuai dengan semboyan
negara kita “Bhinneka Tunggal Ika”. Budaya atau kebudayaan merupakan hasil kegiatan dan penciptaan akal budi manusia yang berhubungan erat dengan alam sekitarnya dan dipergunakan untuk ketenangan hidup. Keadaan alam dan masyarakat sangat berpengaruh terhadap kebudayaan setempat. Itulah sebabnya lahir keanekaragaman budaya di negara kita.Selain budaya asli Indonesia, ada pula budaya asing, yaitu kebudayaan yang berasal dari negara lain. Masuknya budaya asing, baik melalui pergaulan ataupun perkembangan teknologi, harus kita, pelajari secara cermat. Tujuannya supaya kita dapat mengambil hal-hal yang baik dari budaya asing itu. Di samping itu, budaya asing harus disesuaikan dengan kepribadian bangsa serta nilai-nilai luhur Pancasila.
Keragaman budaya di Indonesia tercermin dari berbagai bahasa
daerah, kesenian (termasuk tarian, lagu daerah, alat musik), makanan
khas, dan lainnya. Agar pemahamanmu tentang keanekaragaman budaya
lebih mendalam, mari kita bahas bersama.
a. Bahasa Daerah
Setiap suku bangsa memiliki kebiasaan hidup yang menjadi ciri
khas masing-masing. Di antaranya adalah bahasa mereka yang
berasal dari satu suku, biasa menggunakan bahasa daerah dalam
bergaul.
Di Indonesia terdapat lebih kurang 660 bahasa daerah yang
digunakan oleh penduduknya. Beberapa di antaranya dalam
bahasa Sunda, bahasa Batak, bahasa Madura, bahasa Banjar, bahasa
Betawi, bahasa Bali, dan lain sebagainya. Sementara bahasa
persatuan yang dipergunakan oleh seluruh warga negara Indonesia,
yaitu bahasa Indonesia.
b. Rumah Adat
Pernahkah kamu berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah
(TMII) di Jakarta? TMII merupakan gambaran kecil Indonesia
secara keseluruhan. Apa yang dapat kamu lihat di sana? Di TMII,
kamu dapat melihat anjungan (bangunan) rumah adat dari
berbagai pelosok tanah air.

c. Pakaian Adat
Tiap-tiap daerah memiliki pakaian daerah atau pakaian adat yang
khas dengan nama tertentu. Jas tutup dan destar dari D.K.I Jakarta
(Betawi) dan Jawa Barat; baju beskap dan blangkon dari Jawa
Tengah; baju surjan dan blangkon dari D.I Yogyakarta; jas tutup
dan blangkon dari Jawa Timur; baju teluk belanga dan destar dari
Riau; ulos dan sabe-sabe (tutup kepala) dari Sumatra Utara; baju
rompi dan destar dari Kalimantan Selatan, dan sebagainya.
Peninggalan dan Tokoh Sejarah Nasional pada Masa Hindu-Budha dan Islam, Keragaman Kenampakan
Alam dan Suku Bangsa, serta Kegiatan Ekonomi di Indonesia
d. Senjata Tradisional
Pada umumnya, setiap pakaian daerah dilengkapi dengan senjata
tradisional. Misalnya, golok (parang) dari D.K.I. Jakarta, kujang
(Jawa Barat), keris (Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta), clurit (Jawa
Timur), piso surit (Sumatra Utara), rencong (Nanggroe Aceh
Darussalam), mandau (Kalimantan Barat), badik (Sulawesi
Selatan), jenawi (Riau,) tisula (Sumatra Selatan), karih (Sumatra
Barat) dan lain sebagainya.
e. Kesenian Daerah
Salah satu ciri dari keanekaragaman budaya adalah kesenian daerah yang berbeda, misalnya wayang kulit dan gamelan dari suku Jawa; wayang
golek dari suku Sunda. Kesenian daerah, yaitu segala jenis karya
seni yang khas dari daerah. Kesenian dapat berupa seni tari, lagu daerah, alat musik, seni suara dan berbagai bentuk kesenian lainnya. Agar kalian lebih memahami tentang kesenian dari berbagai daerah di pelosok tanah air, perhatikan tabel berikut!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s